Implementasi Model Kooperatif Pada Pembelajaran Matematika Guna Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa
Kata Kunci:
model pembelajaran kooperatif, aktivitas belajar, dan hasil belajar.Abstrak
Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Siswa dalam proses pembelajaran kurang didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir. Rendahnya hasil belajar siswa dapat diartikan kurang efektifnya proses pembelajaran penyebabnya dapat berasal dari siswa, guru, minat dan motivasi siswa yang rendah, kinerja guru yang rendah, sarana dan prasarana yang kurang memadai tidak adanya kesesuaian antara kemampuan siswa dengan cara penyajian materi dan pengajaran guru yang masih tradisional. Hal ini terlihat dari rendahnya hasil belajar siswa sehingga matematika dirasakan sebagai pelajaran yang sulit untuk diterima. Rendahnya hasil belajar matematika siswa di kelas VIII C SMP Negeri 1 Batu Ampar Kab. Tanah Laut pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar kubus dan balok belum mencapai ketuntasan. Hal ini diperkirakan karena pembelajaran yang selama ini diterapkan di kelas lebih didominasi oleh guru sehingga kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas siswa dan guru, dan mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif. Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan menggunakan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Batu Ampar Kab. Tanah Laut yang berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik persentase dan perhitungan skor perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan, aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif sesuai aspek-aspek aktivitas dalam pembelajaran kooperatif dan termasuk dalam kualifikasi baik. Aktivitas guru dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif termasuk dalam kualifikasi sangat baik. Hasil belajar siswa setelah pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif berada pada kualifikasi baik
Referensi
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Pendekatan Praktek. PT Rineka Cipta, Jakarta.
Mulyasa. 2009. Menjadi guru profesional menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhinya.
Jakarta:Rhineka Cipta.
Sardiman, A. M. (2001). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:PT. Raja Grasindo Persada.
Suprijono, A. 2010. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar, Yogyakarta.