PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TERHADAP PENGEMBANGAN SOFT SKILL PESERTA DIDIK DI MAN 1 MANDAILING NATAL
Kata Kunci:
Ekstrakurikuler, MAN 1 Mandailing Natal, Pendekatan Kualitatif, Pengembangan Karakter, Soft SkillAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh kegiatan ekstrakurikuler terhadap pengembangan soft skill peserta didik di MAN 1 Mandailing Natal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi yang melibatkan siswa yang aktif mengikuti ekstrakurikuler, guru pembina, dan pihak kepala madrasah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif siswa dalam beragam kegiatan ekstrakurikuler, seperti Pramuka, Tapak Suci, seni tari, marching band, olahraga, dan Palang Merah Remaja (PMR), memberikan kontribusi yang signifikan dan multidimensional terhadap peningkatan soft skill mereka. Siswa tidak hanya menunjukkan peningkatan kemampuan teknis di bidang yang ditekuni, tetapi juga mengalami kemajuan pesat dalam kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, manajemen waktu, ketahanan mental, dan kreativitas. Di luar partisipasi siswa, faktor pendukung seperti peran guru pembina yang dedikatif, lingkungan sekolah yang kondusif, serta dukungan dari orang tua dan kebijakan madrasah terbukti menjadi elemen krusial yang memperkuat pengembangan soft skill melalui kanal ekstrakurikuler. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler yang terstruktur dan didukung oleh ekosistem yang positif bukanlah sekadar pelengkap, melainkan pilar fundamental dalam membentuk karakter dan kesiapan peserta didik menghadapi tantangan masa depan, baik dalam ranah akademik, sosial, maupun profesional.
